Nilai Kandungan Gizi Daging Sapi pada Menu Pernikahan

23823488_823146374531685_5108772648364539904_n

Pada pesta pernikahan berbagai menu makanan dengan indah disajikan di meja makanan untuk para tamu undangan. Namun, apakah kita mengetahui kandungan gizi yang di dalamnya? Makanan yang tersaji dengan keindahan tata letaknya belum tentu seimbang dengan keindahan kandungan gizi di dalamnya. Makanan yang  bernilai  gizi  tinggi  sangat  dibutuhkan untuk tubuh. Untuk memenuhi kebutuhan gizi tersebut pangan hewani sangat memegang peranan penting.

Oleh karena itu, Berkah Catering sebagai jasa catering di sidoarjo dan wedding organizer sidoarjo selalu menyeimbangkan kedua hal tersebut. Selain memberikan estetika yang tinggi juga memperhatikan kandungan gizi yang ada di dalam makanan. Kalau sudah berbicara mengenai kesehatan, sudah pasti tidak main-main. Hal ini dikarenakan sehat merupakan harta yang paling berharga. Sehingga Berkah Catering tidak hanya memperhatikan visual dari sajian makananya yang berkaitan dengan rasa, bentuk. Namun juga memperhatikan kandungan gizi di dalam makanan.

Pelanggan Berkah Catering banyak meminati menu-menu berbahan dasar daging. Daging sapi banyak dimanfaatkan sebagai bahan untuk dasar membuat suatu makanan, hal ini dikarenakan daging sapi banyak mengandung zat gizi dan dapat diolah menjadi berbagai jenis olahan makanan.

Daging merupakan salah satu bahan pangan asal hewani yang mempunyai kandungan gizi tinggi, yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mempertahankan fungsi fisiologisnya. Daging sapi  merupakan  salah  satu  komoditas  pangan  yang  selama  ini memberikan andil terhadap   pemenuhan  gizi   masyarakat. Apa saja kandungan gizi yang terdapat di dalam daging sapi? dan apa saja manfaatnya?

Daging sapi memiliki nilai gizi tinggi yang diperlukan manusia untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Daging merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki nilai gizi berupa protein yang mengandung susunan asam amino yang lengkap. Adapun kandungan gizi daging terdiri dari air (56-72%), protein (15-22%), lemak (5-34%), dan substansi bukan protein terlarut meliputi karbohidrat, garam organik, substansi nitrogen terlarut, mineral serta vitamin sebesar 3,5%.